
Kerinci, [06/11] – Suasana kekhawatiran menyelimuti ruang kelas IXa MTsN 5 Kerinci belakangan ini menyusul menurunnya frekuensi kehadiran salah seorang siswanya. Menanggapi hal ini, Ibu Zakiah, S.Pd., selaku Wali Kelas IXa, mengambil langkah cepat dan personal dengan melakukan pembinaan khusus terhadap siswa tersebut.
Pembinaan yang dilakukan Ibu Zakiah berfokus pada pendekatan personal dan empatik untuk mengatasi masalah kemalasan siswa datang ke sekolah (bolos). Alih-alih langsung memberikan sanksi berat, Ibu Zakiah berusaha mencari tahu akar permasalahan di balik penurunan motivasi belajar dan kehadiran siswa tersebut.
Pertemuan intensif dilakukan di luar jam pelajaran agar siswa merasa lebih nyaman untuk terbuka mengenai kendalanya, baik itu terkait tantangan akademik, masalah pertemanan, maupun faktor di luar sekolah.
"Tugas seorang wali kelas bukan hanya mengajar di kelas, tetapi juga menjadi orang tua kedua di sekolah. Kami melihat ada potensi besar pada siswa ini, namun semangatnya sedang menurun. Pembinaan ini adalah upaya kami untuk menghidupkan kembali semangat belajarnya," ujar Ibu Zakiah saat dikonfirmasi mengenai kegiatan pembinaan tersebut.
Setelah sesi pembinaan awal, Ibu Zakiah telah merencanakan beberapa langkah tindak lanjut yang terstruktur. Hal ini termasuk Pemberian tugas pendampingan khusus di mata pelajaran yang dirasa sulit, Pemantauan kehadiran harian yang lebih ketat oleh guru piket dan wali kelas dan Komunikasi rutin dengan orang tua siswa untuk memastikan dukungan di rumah berjalan seiring dengan upaya sekolah.
Pihak sekolah berharap, dengan perhatian khusus dari Ibu Zakiah dan dukungan dari semua pihak, siswa kelas IXa tersebut dapat segera memulihkan kedisiplinan kehadirannya dan kembali menikmati proses belajar bersama teman-temannya menjelang akhir masa studi di MTsN 5 Kerinci.
Penulis: Aya
|
126x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...