
KERINCI – [08/01] Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci belakangan ini menyisakan sejumlah persoalan infrastruktur. Salah satunya menimpa saluran air di lingkungan MTsN 5 Kerinci yang mengalami kerusakan dan menghambat aliran air pasca-hujan lebat.
Melihat kondisi tersebut, keluarga besar MTsN 5 Kerinci tidak tinggal diam. Dengan semangat kebersamaan, aksi "Gerak Cepat" (Gercep) diperlihatkan oleh jajaran pimpinan, staf, hingga siswa pada hari ini.
Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) yang turun ke lapangan bersama para guru dan petugas keamanan (Satpam). Tidak hanya staf pendidik, beberapa siswa juga tampak antusias membantu proses perbaikan saluran air tersebut.
"Setelah melihat adanya sumbatan dan kerusakan pada drainase akibat debit air yang tinggi , kami langsung berinisiatif melakukan perbaikan. Ini penting agar air tidak meluap ke area kelas atau lapangan saat hujan turun lagi," ujar salah satu guru di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik, namun juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa. Beberapa poin penting dari aksi ini adalah:
Kepedulian Lingkungan dengan Menanamkan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah.
Kerja Sama, Menghilangkan sekat antara guru dan murid dalam menyelesaikan masalah bersama dan Menunjukkan sikap responsif terhadap situasi darurat di lingkungan sekitar.
Dengan alat seadanya namun penuh semangat, material yang menghambat aliran air dibersihkan dan struktur saluran yang rusak mulai diperbaiki secara swadaya. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar di madrasah.
Kini, saluran air di MTsN 5 Kerinci sudah mulai berfungsi normal kembali berkat kerja keras dan kekompakan seluruh elemen sekolah.


Penulis : Aya
|
102x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...