
KERINCI, Puluhan anggota Pramuka Penggalang dari Gugus Depan MTsN 5 Kerinci menggelar aksi nyata dalam melatih kemandirian melalui kegiatan Napak Tilas ke Bukit Runcing. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini diikuti oleh siswa-siswi yang siap menguji ketangguhan fisik serta memperdalam wawasan kebangsaan di alam terbuka Kabupaten Kerinci.

Perjalanan dimulai sejak pagi dari pangkalan MTsN 5 Kerinci. Para peserta berjalan kaki menyusuri rute yang bervariasi, mulai dari jalan pedesaan hingga jalur setapak yang dikelilingi rimbunnya hutan. Medan yang menanjak menuju Bukit Runcing menjadi tantangan tersendiri, namun hal tersebut tidak menyurutkan nyali para tunas muda ini untuk sampai ke titik pemberhentian.
Ibu Nuri, selaku Pembina Pramuka MTsN 5 Kerinci, memberikan arahan penting saat melepas keberangkatan peserta. Beliau menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah pembentukan karakter dan akhlak. "Bukan seberapa cepat kalian sampai di puncak, melainkan seberapa peduli kalian terhadap teman satu regu dan seberapa disiplin kalian menjaga kebersihan alam selama perjalanan," tegas Ibu Nuri di hadapan para siswa.

Senada dengan hal tersebut, Kak Huzaifa selaku pendamping lapangan, memberikan instruksi teknis mengenai keselamatan dan ketangkasan selama di perjalanan. Ia mengingatkan para peserta untuk selalu waspada terhadap kondisi medan dan menjaga kekompakan kelompok. Menurut Kak Huzaifa, Napak Tilas adalah sarana terbaik untuk mempraktikkan teori kepramukaan yang selama ini hanya dipelajari di lingkungan sekolah.
Selama pendakian, Kaka pendamping lainnya juga memberikan materi singkat mengenai navigasi alam dan pengenalan tanda-tanda jejak. Ia mengarahkan agar setiap anggota mampu membaca situasi lingkungan dan tidak bertindak ceroboh. "Seorang Pramuka harus memiliki insting yang tajam dan ketenangan dalam menghadapi rintangan di alam bebas,"

Sesampainya di puncak Bukit Runcing, rasa lelah para siswa terbayar lunas oleh pemandangan alam yang membentang indah. Di titik ini, Ibu Nuri kembali mengajak para siswa untuk melakukan refleksi sejenak atas perjuangan para pahlawan terdahulu. Ia berharap semangat pantang menyerah yang dirasakan siswa saat mendaki dapat diimplementasikan dalam semangat belajar di madrasah.
Kegiatan tidak hanya diisi dengan istirahat, tetapi juga aksi lingkungan sebagai bentuk bakti Pramuka kepada alam. Di bawah arahan Kaka pembina dan Kaka pendamping para siswa menyisir area sekitar puncak untuk memastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata dari pengamalan Dasadharma Pramuka, khususnya poin kedua yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Kepala MTsN 5 Kerinci, Bapak Dafri Hayani, memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan Napak Tilas ke Bukit Runcing ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di luar kelas. Beliau menegaskan bahwa madrasah berkomitmen mendukung setiap kegiatan ekstrakurikuler yang mampu mengasah ketangguhan mental dan rasa cinta tanah air, sembari berharap agar pengalaman berharga di bawah bimbingan Ibu Nuri dan Ibu Aya ini dapat membentuk pribadi siswa yang mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai luhur Pramuka.
Melalui Napak Tilas ke Bukit Runcing ini, MTsN 5 Kerinci berhasil membuktikan bahwa pendidikan luar ruangan merupakan metode efektif untuk mencetak generasi yang tangguh, religius, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.
Penulis: Aya
|
98x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...