
Kerinci – Suasana religius nan meriah menyelimuti MTsN 5 Kerinci pada pelaksanaan hari kedua ajang Pentas Seni (PENSI) ke-1 tahun 2026. Fokus utama kegiatan hari ini tertuju pada dua cabang lomba yang sangat dinantikan, yakni Lomba Solo Song Lagu Religi dan Lomba Tartil Al-Qur'an. Sejak pagi, ratusan siswa dan tamu undangan telah memadati area panggung utama dan aula madrasah untuk menyaksikan bakat-bakat muda unjuk gigi.
Kemeriahan mulai terasa saat para peserta Lomba Solo Song naik ke atas panggung dengan kostum muslim yang serasi. Lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan dengan penuh penghayatan berhasil menghipnotis penonton dan dewan juri. Suara emas para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal yang mumpuni, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan dakwah yang mendalam melalui nada dan lirik yang syahdu.
Antusiasme peserta pada hari kedua ini terlihat meningkat drastis, Berdasarkan pantauan di lapangan, para peserta tampak melakukan persiapan matang, mulai dari latihan vokal intensif hingga penguasaan panggung yang luar biasa. Sorak-sorai pendukung dari masing-masing kelas menambah energi positif yang membuat atmosfer perlombaan semakin kompetitif namun tetap sportif.
Di sisi lain, suasana khidmat terasa di lokasi Lomba Tartil Al-Qur'an. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca kalam ilahi dengan tajwid dan makhraj yang benar. Keindahan irama (nagham) yang dibawakan oleh para peserta tartil memberikan ketenangan tersendiri bagi siapa pun yang mendengarnya, sekaligus membuktikan bahwa siswa MTsN 5 Kerinci memiliki kecintaan yang besar terhadap Al-Qur'an.
Kepala MTsN 5 Kerinci Dafri Hayani, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas semangat para siswa. Beliau menyatakan bahwa PENSI perdana ini bukan sekadar ajang hura-hura, melainkan wadah penting untuk menggali potensi religius dan seni yang ada dalam diri siswa. Menurutnya, perpaduan antara seni suara religi dan kemampuan tartil adalah cerminan dari visi madrasah yang unggul dalam prestasi dan berakhlakul karimah.
Dewan juri yang bertugas mengakui bahwa persaingan di hari kedua ini sangat ketat. Kualitas suara peserta solo song hampir merata, begitu pula dengan kemampuan peserta tartil yang sangat teliti dalam hukum bacaan. Hal ini sempat membuat tim penilai harus bekerja ekstra keras untuk menentukan siapa yang terbaik di antara yang terbaik guna melaju ke babak final atau meraih gelar juara.
Tidak hanya diikuti oleh peserta, dukungan dari para orang tua siswa juga tampak mengalir deras. Banyak orang tua yang hadir langsung untuk memberikan semangat kepada putra-putri mereka yang sedang berlomba. Kehadiran mereka menjadi bukti adanya sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan wali murid dalam mendukung pengembangan bakat non-akademik siswa di lingkungan MTsN 5 Kerinci.
Dengan suksesnya pelaksanaan lomba Solo Song Religi dan Tartil hari ini, harapan besar disematkan untuk hari-hari berikutnya dalam rangkaian PENSI ke-1 ini. Acara ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi MTsN 5 Kerinci dalam mencetak generasi muda yang kreatif, berbakat, dan tetap teguh pada nilai-nilai keislaman.



Penulis: Aya
|
133x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...