
Di tengah kebijakan Work From Home (WFH) yang sedang berlangsung, kreativitas tidak lantas surut. Siti Rohaya, petugas pengelola website madrasah, justru memanfaatkan fleksibilitas waktu kerjanya untuk melakukan perombakan besar-besaran pada portal informasi digital sekolah. Fokus utamanya adalah menyegarkan tampilan agar lebih modern, interaktif, dan tentunya lebih informatif bagi masyarakat luas.
Langkah ini diambil Ibu Aya bukan tanpa alasan. Ia menyadari bahwa di era digital saat ini, website adalah "wajah" pertama yang dilihat oleh calon wali murid dan instansi terkait. Dengan dedikasi tinggi, ia mulai menyisir setiap sudut halaman web, membuang elemen visual yang dianggap usang, dan menggantinya dengan desain yang lebih user-friendly serta responsif saat diakses melalui ponsel pintar.
Bagian pertama yang menjadi perhatian serius adalah halaman Profil Madrasah. Menurutnya, profil bukan sekadar sejarah singkat, melainkan jiwa dari institusi tersebut. Ia memperbarui narasi visi dan misi dengan gaya bahasa yang lebih menginspirasi, serta menambahkan elemen grafis yang memudahkan pengunjung memahami nilai-nilai unggulan yang diusung oleh madrasah.
Tidak hanya teks, Aya juga menyisipkan galeri foto berkualitas tinggi yang menampilkan fasilitas terkini dan lingkungan belajar yang asri. Dengan visual yang lebih tajam, ia berharap siapapun yang mengunjungi website dapat merasakan atmosfer positif madrasah meskipun hanya melalui layar kaca. Hal ini dianggap krusial untuk membangun kepercayaan publik terhadap kualitas sarana prasarana sekolah.
Selain aspek estetika, Bu Aya juga fokus pada pemutakhiran data informasi. Ia memastikan setiap detail mengenai struktur organisasi, prestasi guru, hingga capaian siswa tersaji secara akurat dan mudah dicari. Sistem navigasi menu pun disederhanakan agar pengunjung tidak merasa bingung saat mencari informasi penting mengenai kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Proses upgrade ini dikerjakan Aya dengan penuh ketelitian dari ruang kerjanya di rumah. Meskipun bekerja jarak jauh, koordinasi dengan pimpinan madrasah tetap berjalan intensif melalui saluran digital. Baginya, WFH bukan berarti bersantai, melainkan kesempatan emas untuk menyelesaikan tugas-tugas teknis yang membutuhkan konsentrasi tinggi tanpa distraksi operasional kantor harian.
Dengan adanya pembaruan tampilan website ini diharapkan tidak lagi menjadi pajangan statis, melainkan menjadi media komunikasi dua arah yang hidup antara madrasah dan wali murid.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Siti adalah memastikan kecepatan pemuatan halaman (loading speed) tetap optimal meskipun banyak gambar baru yang ditambahkan. Ia melakukan optimasi pada setiap aset visual agar website tetap ringan saat diakses dengan koneksi internet standar. Hal teknis seperti ini menjadi prioritasnya demi kenyamanan pengalaman pengguna.
Respon positif pun mulai berdatangan dari rekan sejawat yang melihat pratinjau perubahan tersebut. Mereka mengapresiasi inisiatif Ibu Aya yang proaktif dalam membawa madrasah menuju level digitalisasi yang lebih profesional. Semangat Bu Aya menjadi bukti nyata bahwa produktivitas selama WFH dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan institusi.
Kini, wajah baru website madrasah tersebut siap diluncurkan secara penuh. Dengan profil yang lebih tajam dan tampilan yang lebih segar, Siti berharap portal ini dapat menjadi sumber rujukan utama dan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah. Kerja keras dari balik meja rumah ini akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan bagi masa depan digital madrasah.
Penulis: Aya
|
245x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...