
KERINCI, Dalam upaya meningkatkan kualitas informasi dan daya tarik visual platform digital madrasah, Petugas Pengelola Website MTsN 5 Kerinci, Ibu Siti Rohaya, berinisiatif melakukan kegiatan studi tiru secara daring. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menuntut lembaga pendidikan untuk tampil lebih profesional dan informatif di dunia maya.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini menggandeng Bapak Rian, pakar sekaligus pengelola website dari MTsN 6 Kerinci, Fokus utama dari pertemuan virtual tersebut adalah membedah strategi desain antarmuka dan pengalaman pengguna agar website madrasah tidak hanya menjadi gudang data, tetapi juga sarana publikasi yang estetis dan menarik bagi masyarakat luas.
Ibu Siti Rohaya mengungkapkan bahwa prinsip "Malu bertanya sesat di jalan" menjadi motivasi utamanya dalam menggagas kolaborasi ini. Menurutnya, tidak ada kata malu untuk belajar dari rekan sejawat yang memiliki kompetensi lebih di bidang tertentu. Ia menyadari bahwa tampilan website yang menarik dapat menjadi pintu gerbang bagi wali murid dan calon siswa untuk mengenal prestasi madrasah dengan lebih baik.

Dalam sesi diskusi, Bapak Rian membagikan berbagai tips teknis terkait pemilihan tata letak, optimalisasi gambar, hingga penggunaan widget yang relevan. Beliau menekankan bahwa sebuah website yang baik harus mampu menyeimbangkan antara kecepatan akses dan keindahan visual agar pengunjung betah berlama-lama menyerap informasi yang disajikan.
Studi tiru ini membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk kemajuan bersama. Dilakukan secara online, proses transfer ilmu ini menjadi bukti nyata penerapan prinsip belajar di mana saja dan kapan saja. Efisiensi waktu dan tempat justru membuat diskusi berlangsung lebih fleksibel dan mendalam, karena kedua belah pihak bisa langsung mempraktikkan materi di dashboard website masing-masing.
"Belajar itu tidak mengenal batas, bisa sama siapa saja selama orang tersebut memiliki ilmu yang bermanfaat," ujar Siti Rohaya di sela-sela kegiatannya. Semangat rendah hati ini mendapat apresiasi positif dari lingkungan madrasah, karena menunjukkan komitmen tenaga kependidikan dalam memperbarui skill mereka demi kemajuan institusi.

Pihak MTsN 6 Kerinci pun menyambut hangat inisiatif ini. Bapak Rian menyatakan bahwa sinergi antar-madrasah di lingkungan Kabupaten Kerinci sangat penting untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat. Dengan saling berbagi resep sukses pengelolaan konten, diharapkan seluruh website madrasah di Kerinci memiliki standar kualitas yang setara.
Selain aspek visual, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pembaruan konten secara berkala. Sebuah website yang indah akan terasa mati jika tidak diisi dengan berita-berita terbaru mengenai kegiatan siswa, prestasi guru, maupun kebijakan madrasah. Oleh karena itu, teknik penulisan berita yang menarik juga sempat disinggung dalam sesi tersebut.
Dampak dari studi tiru ini diharapkan segera terlihat pada wajah baru website MTsN 5 Kerinci dalam waktu dekat. Perubahan-perubahan kecil namun signifikan, seperti penataan menu navigasi dan pemilihan skema warna yang lebih segar, menjadi agenda utama yang akan segera dieksekusi oleh Siti Rohaya sekembalinya dari sesi belajar ini.
Langkah inovatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi petugas pengelola data dan informasi di madrasah lain. Bahwa untuk menjadi lebih baik, seseorang tidak perlu menunggu instruksi formal, melainkan bisa dimulai dari kesadaran mandiri untuk terus belajar dan berkolaborasi demi pelayanan publik yang prima di era digital.
Penulis: Aya
|
326x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...