
KERINCI – Upaya mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih dan melayani terus digencarkan oleh MTsN 5 Kerinci. Sebagai langkah konkret, dua orang tenaga pendidik dan kependidikan, Bapak Deni Kurniawan dan Ibu Siti Rohaya, SE.Sy, ditugaskan untuk mengikuti kegiatan Pendampingan dan Short Course Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas (ZI) Tahun 2026.

Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci dengan menghadirkan tim ahli dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jambi Ibu Suci, Fokus utama dari kursus singkat ini adalah membedah secara mendalam setiap indikator yang ada dalam LKE, guna memastikan proses administrasi dan implementasi ZI di tingkat madrasah berjalan sesuai dengan regulasi terbaru.
Selama kegiatan berlangsung, Bapak Deni Kurniawan dan Ibu Siti Rohaya secara intensif mempelajari enam area perubahan yang menjadi pilar utama Zona Integritas. Pemahaman yang komprehensif mengenai bukti fisik (eviden) yang harus diunggah ke dalam sistem menjadi kunci utama dalam penilaian mandiri yang dilakukan oleh lembaga.

Ibu Siti Rohaya menyampaikan bahwa pengisian LKE tahun 2026 ini menuntut akurasi data yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setiap program kerja yang telah dijalankan oleh MTsN 5 Kerinci harus terdokumentasi dengan baik dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di madrasah.
Di sisi lain, Bapak Deni Kurniawan menekankan pentingnya sinergi antar unit di madrasah dalam pengumpulan data. Menurut beliau, keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bukan hanya tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga madrasah dalam menjaga integritas.
Kepala MTsN 5 Kerinci, Bapak Dafri Hayani, S.Pd., M.Pd, memberikan tanggapan positif dan dukungan penuh terhadap keikutsertaan kedua utusan tersebut. Beliau menegaskan bahwa Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif di atas kertas, melainkan sebuah perubahan budaya kerja.
"Saya sangat mengapresiasi semangat Bapak Deni dan Ibu Aya dalam mendalami pengisian LKE ini. Harapan saya, ilmu yang didapat dari Kantor Kemenag Kerinci ini segera diimplementasikan sehingga MTsN 5 Kerinci benar-benar menjadi madrasah yang transparan dan akuntabel," ujar Bapak Dafri Hayani dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa hasil dari short course ini harus segera disosialisasikan kepada tim ZI internal madrasah. Langkah ini penting agar terjadi persepsi yang sama dalam menyiapkan dokumen pendukung yang dibutuhkan untuk memenuhi target capaian nilai LKE yang maksimal pada tahun 2026.
Keikutsertaan dalam pendampingan ini juga menjadi bukti nyata bahwa MTsN 5 Kerinci proaktif dalam merespons instruksi dari Kementerian Agama pusat. Dengan persiapan yang matang sejak dini, madrasah optimis dapat melewati proses evaluasi dengan hasil yang memuaskan dan mempertahankan standar pelayanan prima.
Diharapkan, melalui penguatan kapasitas SDM ini, MTsN 5 Kerinci tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam aspek manajemen dan birokrasi. Semangat integritas ini diharapkan tertanam kuat dan memberikan dampak positif bagi seluruh siswa, orang tua, dan masyarakat luas di Kabupaten Kerinci.
Penulis: Aya
|
96x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...