
KERINCI– Suasana penuh haru dan kekeluargaan menyelimuti halaman MTsN 5 Kerinci pada hari ini. Madrasah menggelar acara perpisahan dan pelepasan bagi siswa-siswi kelas IX yang telah menyelesaikan masa baktinya selama tiga tahun menuntut ilmu. Acara ini menjadi momentum penting untuk melepas para siswa secara resmi menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara diawali dengan pembukaan yang khidmat, dihadiri oleh kepala madrasah, majelis guru, serta seluruh staf tata usaha. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara kali ini difokuskan pada penguatan nilai-nilai spiritual dan emosional antara guru dan siswa di lingkungan internal madrasah. Tanpa adanya penampilan tarian, suasana justru terasa lebih intim dan mendalam, di mana setiap detik acara diisi dengan refleksi perjalanan panjang para siswa.

Keharuan mulai terasa saat perwakilan adik kelas naik ke podium untuk menyampaikan pesan dan kesan. Dalam sambutannya, perwakilan kelas VII dan VIII mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan serta teladan yang diberikan oleh kakak kelas mereka. Mereka mendoakan agar kakak kelas IX dapat meraih kesuksesan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan tetap menjaga nama baik almamater tercinta.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan siswa kelas IX turut menyampaikan sambutan perpisahan yang menyentuh hati. Dengan suara yang sesekali bergetar, ia mengungkapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh majelis guru atas segala khilaf selama masa sekolah. Ia juga berpesan kepada adik-adik kelas untuk terus semangat belajar dan menjaga kejayaan MTsN 5 Kerinci di masa depan.

Puncak acara ditandai dengan sambutan dari Kepala Madrasah MTsN 5 Kerinci. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa kelas IX yang telah berjuang mengikuti rangkaian pembelajaran dengan disiplin. Beliau menekankan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat SMA/MA atau sederajat.
Kepala Madrasah juga berpesan agar para siswa tidak meninggalkan kebiasaan ibadah dan akhlakul karimah yang telah diajarkan di madrasah. Beliau berharap para lulusan MTsN 5 Kerinci dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kejarlah cita-citamu setinggi langit, namun tetaplah membumi dengan karakter Islami yang kuat sebagai bekal masa depan," ujar beliau menutup sambutannya.
Memasuki agenda inti, suasana berubah menjadi penuh kebanggaan saat dimulainya sesi pengalungan medali kepada seluruh siswa kelas IX. Satu per satu siswa dipanggil ke depan untuk menerima medali sebagai simbol kelulusan dan penghargaan atas ketuntasan belajar mereka. Prosesi ini disaksikan langsung oleh para guru yang selama ini telah membimbing mereka dengan penuh kesabaran.
Sesi penyerahan medali ini menjadi momen yang emosional bagi para siswa, mengingat perjuangan mereka selama tiga tahun terakhir di madrasah. Medali yang melingkar di leher para siswa menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi mereka dalam menuntut ilmu. Para guru yang mengalungkan medali pun tampak memberikan pesan-pesan singkat penyemangat kepada setiap siswa yang bersalaman.

Sebagai bentuk rasa cinta dan rasa terima kasih kepada madrasah, acara dilanjutkan dengan sesi serah terima kenang-kenangan dari siswa kelas IX untuk MTsN 5 Kerinci. Pemberian ini diterima langsung oleh Kepala Madrasah didampingi oleh jajaran wakil kepala. Kenang-kenangan tersebut merupakan simbol ikatan batin yang tidak akan putus meski para siswa sudah tidak lagi berada di lingkungan madrasah.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru agama, memohon keberkahan untuk langkah para siswa selanjutnya. Setelah doa, seluruh siswa kelas IX melakukan tradisi bersalaman dengan para guru sebagai tanda pamit. Meski dilaksanakan secara sederhana di lingkup madrasah, esensi dari pelepasan ini tersampaikan dengan sangat mendalam ke hati setiap siswa dan pendidik.
Penulis: Aya TIM Humas
|
153x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...