
KERINCI — Menjelang digelarnya ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten/kota, para siswa utusan sekolah menggelar kegiatan simulasi ujian untuk mata pelajaran (mapel) Matematika hari ini. Simulasi ini digelar guna memastikan kesiapan teknis maupun mental para peserta dalam menghadapi kompetisi berbasis sains dan agama tersebut.
Kegiatan simulasi yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti oleh para siswa pilihan yang telah melalui tahap seleksi internal. Dalam pelaksanaan simulasi, para peserta dihadapkan pada pengerjaan soal-soal Matematika Terintegrasi, di mana tipe soal tidak hanya menguji kemampuan logika numerik, tetapi juga memuat muatan nilai-nilai keislaman.
Kepala sekolah/madrasah menyampaikan bahwa simulasi ini penting untuk membiasakan peserta dengan sistem ujian berbasis komputer (computer-based test) sekaligus mengukur ketepatan waktu dalam menjawab soal.
Melalui simulasi hari ini, kita bisa melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap tipe soal OMI Matematika. Harapannya, para siswa tidak canggung lagi saat hari H pelaksanaan dan bisa meraih hasil yang maksimal," ujar beliau di sela-sela pemantauan ujian.
Suasana simulasi berjalan tertib dan lancar. Para peserta tampak fokus menyelesaikan deretan soal di depan layar komputer masing-masing. Evaluasi hasil simulasi akan langsung dilakukan oleh guru pembimbing guna memantau materi mana saja yang masih perlu pendalaman sebelum pelaksanaan ujian resmi OMI pekan depan.
Penulis: Ls
|
4x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...