
KERINCI – Suasana khidmat menyelimuti Mushalla Al-Ikhlas MTsN 5 Kerinci pada siang hari ini. Menjelang pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah, seluruh siswa dan majelis guru berkumpul untuk mengikuti kegiatan rutin kultum (kuliah tujuh menit). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa di sela-sela rutinitas akademik yang padat.
Pada kesempatan kali ini, Hanif, yang menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 5 Kerinci, tampil sebagai penceramah. Dengan gaya bahasa yang lugas namun penuh santun, Hanif menyampaikan materi bertajuk "Kejujuran sebagai Mahkota Seorang Pelajar". Kehadiran Hanif di mimbar menunjukkan bentuk kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga spiritual.
Dalam pembukaannya, Hanif menekankan bahwa kejujuran adalah pondasi utama dalam berakhlak mulia. Ia mengutip pentingnya meneladani sifat Siddiq yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kejujuran bukan sekadar ucapan yang benar, melainkan keselarasan antara hati, perkataan, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Hanif juga menyoroti tantangan integritas yang sering dihadapi siswa, seperti godaan untuk menyontek saat ujian atau berbohong kepada guru dan orang tua. Ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa nilai akademik yang tinggi tidak akan berarti apa-apa jika didapatkan dengan cara yang tidak terpuji. Kejujuran, tegasnya, adalah investasi jangka panjang untuk meraih kepercayaan di masa depan.
Lebih lanjut, Ketua OSIM ini memaparkan dampak positif dari bersikap jujur. Ia menjelaskan bahwa pribadi yang jujur akan memiliki ketenangan batin dan tidak terbebani oleh rasa bersalah. Di lingkungan MTsN 5 Kerinci, kejujuran diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang sehat, kompetitif, dan saling menghargai antar sesama siswa.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kultum berlangsung. Banyak siswa yang menyimak dengan saksama poin-poin penting yang disampaikan oleh Hanif. Pesan-pesan yang disampaikan terasa sangat relevan karena datang dari sesama rekan pelajar, sehingga lebih mudah diterima dan diresapi oleh audiens yang sebaya.
Kepala MTsN 5 Kerinci, melalui pembina keagamaan, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan performa Hanif. Pihak madrasah berharap kegiatan kultum yang diisi oleh siswa ini dapat terus berlanjut guna mengasah kemampuan publik speaking sekaligus mempertebal nilai-nilai moral di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama sebelum akhirnya seluruh jamaah berdiri untuk melaksanakan sholat Dzuhur secara berjamaah. Melalui kultum singkat ini, diharapkan semangat kejujuran tidak hanya berhenti di lisan, tetapi benar-benar terpatri dalam sanubari seluruh keluarga besar MTsN 5 Kerinci.
Penulis: Aya
|
108x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...