
KERINCI – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kerinci resmi membuka rangkaian kegiatan Pentas Seni tahunan pada pagi hari ini. Suasana religius dan penuh semangat tampak menyelimuti lingkungan madrasah sejak pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat serta memperdalam kecintaan mereka terhadap nilai-nilai keislaman melalui berbagai cabang lomba yang kompetitif.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan hangat dari Kepala MTsN 5 Kerinci. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa Pentas Seni bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sarana pembentukan karakter dan mentalitas siswa. Beliau berharap melalui kompetisi ini, akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh dan berakhlakul karimah.
Fokus utama pada hari pertama ini adalah pelaksanaan dua cabang lomba bergengsi, yakni Lomba Adazan dan Tahfizh Al-Qur’an. Kedua lomba ini dipilih sebagai pembuka karena dianggap sebagai representasi dari identitas madrasah yang kental dengan nuansa Islami. Aula utama dan musala madrasah disulap menjadi panggung utama bagi para peserta yang telah bersiap memberikan penampilan terbaik mereka.
Lomba Adazan berlangsung sangat khidmat di musala madrasah. Satu per satu peserta tampil menunjukkan kemerduan suara serta ketepatan makhraj dan tajwid dalam mengumandangkan panggilan salat tersebut. Para juri yang terdiri dari guru agama senior memberikan penilaian yang sangat ketat, meliputi aspek vokal, penjiwaan, hingga adab saat mengumandangkan azan.
Di sisi lain, Lomba Tahfizh Al-Qur’an yang dipusatkan di aula utama juga tak kalah menyedot perhatian. Para peserta dari berbagai tingkatan kelas terlihat duduk dengan tenang menunggu giliran untuk diuji hafalan mereka. Ketegangan sempat menyelimuti ruangan saat para dewan hakim mulai memberikan sambungan ayat yang harus diteruskan oleh para peserta dengan lancar dan benar.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya jumlah pendaftar yang ikut serta dalam kedua lomba tersebut. Tidak hanya peserta, para siswa lainnya pun turut memberikan dukungan moral kepada rekan sekelas mereka yang sedang berlaga. Sorak sorai tertahan dan tepuk tangan apresiatif menggema setiap kali seorang peserta berhasil menyelesaikan tantangan hafalan atau nada azan yang sulit.
Kepala Madrasah menyatakan kebanggaannya melihat kualitas hafalan para siswa yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, Lomba Tahfizh ini merupakan bagian dari program unggulan madrasah untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an sejak dini. Beliau juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan teknis perlombaan dengan sangat matang dan terorganisir.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan hari pertama ini juga dimanfaatkan sebagai sarana syiar agama di lingkungan sekolah. Suara azan yang berkumandang silih berganti dan lantunan ayat suci yang terus terdengar menciptakan atmosfer yang menyejukkan hati bagi seluruh warga sekolah. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap perilaku harian para siswa di dalam maupun di luar madrasah.
Para pemenang dari lomba hari pertama ini rencananya akan diumumkan pada acara puncak penutupan Pentas Seni mendatang. Kendati demikian, bagi para peserta, pengalaman berdiri di depan juri dan audiens merupakan kemenangan tersendiri dalam melatih kepercayaan diri. Rasa bangga terpancar dari wajah para orang tua yang turut hadir menyaksikan buah hati mereka menunjukkan bakat religiusnya.
Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan evaluasi singkat dari panitia dan doa bersama. Kesuksesan pembukaan ini menjadi modal besar untuk melanjutkan rangkaian lomba seni lainnya yang akan digelar pada hari-hari berikutnya. Dengan semangat yang masih membara, MTsN 5 Kerinci siap melanjutkan kemeriahan Pentas Seni ini dengan berbagai kejutan bakat lainnya dari para siswa.
Penulis: Aya
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...