
KERINCI – Suasana religius menyelimuti lingkungan MTsN 5 Kerinci sepanjang pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) tahun ini. Program yang dirancang khusus untuk mengisi bulan suci Ramadan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf madrasah dalam rangka memperkuat fondasi iman dan takwa.

Kepala Madrasah Bapak Dari Hayani menekankan pentingnya pemanfaatan waktu di bulan suci. Beliau menyampaikan bahwa Pesantren Kilat bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum bagi para siswa untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah di tengah kesibukan akademik.
Memasuki inti acara, seluruh peserta berkumpul di aula madrasah untuk melaksanakan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah. Lantunan ayat suci yang dibawakan dengan penuh khidmat ini menciptakan suasana tenang dan damai, mengawali rangkaian kegiatan dengan keberkahan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Setelah pembacaan Yasin, acara dilanjutkan dengan sesi zikir bersama. Para siswa dipandu untuk melantunkan kalimat-kalimat tayyibah yang bertujuan untuk mensucikan hati dan pikiran. Kegiatan zikir ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar fokus dan merasakan kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta di tengah suasana puasa.
Puncak dari rangkaian zikir tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru agama. Dalam doa yang dipanjatkan, seluruh keluarga besar MTsN 5 Kerinci memohon keselamatan, kesehatan, serta kelancaran dalam menuntut ilmu, tidak lupa mendoakan kebaikan bagi orang tua dan kemajuan madrasah tercinta.
Selain aspek spiritual, kegiatan ini juga dirancang untuk mengasah keterampilan berpidato dan keberanian mental para siswa. Setelah rangkaian doa usai, suasana menjadi sedikit berbeda saat podium diambil alih oleh perwakilan siswa untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
Sesi Kultum (Kuliah Tujuh Menit) oleh perwakilan siswa menjadi salah satu agenda yang paling dinanti. Dalam ceramah singkatnya, siswa tersebut membawakan tema tentang urgensi menjaga kejujuran dan etika di era digital, yang disampaikan dengan bahasa yang ringan namun tetap sarat akan makna bagi rekan-rekan sebayanya.
Penampilan perwakilan siswa di depan mimbar ini merupakan bentuk implementasi dari pembinaan karakter dan public speaking yang selama ini diajarkan di madrasah. Hal ini membuktikan bahwa MTsN 5 Kerinci berhasil mencetak generasi yang tidak hanya pandai menyerap ilmu, tetapi juga mampu menyebarkannya kembali.
Selama kegiatan berlangsung, terlihat kedisiplinan yang tinggi dari para siswa yang mengenakan busana muslim rapi. Para guru pun turut mendampingi di barisan belakang, memberikan teladan nyata mengenai cara beribadah yang baik dan benar kepada anak didik mereka.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian Pesantren Kilat ini diharapkan dapat membekali siswa dengan karakter religius yang kuat. Dengan berakhirnya kegiatan hari ini, semangat Ramadan diharapkan tetap membekas dalam perilaku sehari-hari para siswa, menjadikan mereka pribadi yang lebih santun dan taat beribadah.
Penulis: Aya
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...