
KERINCI, Suasana pagi yang sejuk di Kabupaten Kerinci terasa berbeda dan penuh keberkahan di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kerinci. Sejak pagi, ratusan siswa dengan pakaian seragam yang rapi berbondong-bondong memadati musholla madrasah. Agenda pagi itu bukanlah aktivitas belajar mengajar biasa, melainkan sebuah tradisi mulia untuk mengetuk pintu langit melalui kegiatan yasinan dan doa bersama.

Kegiatan rutin ini dimulai tepat sebelum jam pelajaran pertama dibuka, saat matahari pagi baru saja menyingsing. Seluruh keluarga besar madrasah, mulai dari kepala madrasah, majelis guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa dari berbagai tingkatan kelas, duduk bersimpuh bersama di atas hamparan karpet musholla. Kerinduan akan ketenangan spiritual begitu terasa di tengah hiruk-pikuk rutinitas akademis harian.
Suasana seketika berubah menjadi sangat khusyuk saat lantunan ayat-ayat suci Surah Yasin mulai menggema di setiap sudut musholla. Dipimpin oleh salah seorang siswa suara serempak dari ratusan jemaah yang membaca Al-Qur'an menciptakan harmoni yang menggetarkan hati. Kegiatan ini seolah menjadi oase spiritual yang menyegarkan pikiran sebelum para siswa menerima materi pelajaran di kelas.

Kepala MTsN 5 Kerinci Bapak Dafri Hayani, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya memberikan arahan penting mengenai evaluasi ibadah harian siswa. Dalam sambutannya, beliau menekankan secara khusus tentang pentingnya menjaga adab dalam beribadah, yang menjadi cerminan sejati dari kualitas akhlak seorang pelajar madrasah.
​
"Pintar saja tidak cukup jika kita tidak punya adab di hadapan Allah. Saya perhatikan, saat pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah di musholla kita, masih ada yang bergurau saat berwudhu, berbicara ketika adzan, bahkan terburu-buru dalam gerakan sholat. Tolong camkan, sholat Dzuhur adalah momen kita menghadap Pencipta di tengah lelahnya belajar, maka hargai waktu tersebut dengan ketenangan dan kekhusyukan penuh," tegas Kepala Madrasah.
​Beliau juga menambahkan bahwa adab dalam sholat Dzuhur berjamaah harus dimulai sejak melangkahkan kaki ke musholla. Meluruskan shaf, tidak saling mendorong, dan menjaga kebersihan tempat sujud adalah bagian dari adab yang tidak boleh diabaikan demi meraih kesempurnaan pahala sholat.

Acara kemudian ditutup dengan sesi doa bersama yang berlangsung mengharukan. Gema amin yang bersahut-sahutan memecah keheningan musholla, mengiringi bait-bait doa yang dipanjatkan demi keselamatan keluarga, kelancaran proses belajar-mengajar, serta kemudahan bagi para siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru.
Konsistensi MTsN 5 Kerinci dalam menjaga tradisi religius ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua murid dan masyarakat sekitar. Dengan dimulainya hari lewat aktivitas yang berkah, MTsN 5 Kerinci membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus bergerak maju, menyelaraskan kecerdasan otak dengan kesucian akhlak demi mencetak generasi emas masa depan.
Penulis: Aya
|
304x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...