
Kerinci, Jambi – Ruang kelas tak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga wadah untuk mengasah bakat dan kreativitas siswa. Hal inilah yang terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kerinci, di mana Bapak Renoldi, S.Pd., seorang guru Bahasa Indonesia, aktif melatih siswa untuk tampil membacakan puisi. Latihan ini tidak hanya berfokus pada intonasi dan artikulasi, tetapi juga pada bagaimana siswa mampu menyampaikan emosi dan makna di balik setiap kata.
Bapak Renoldi menuturkan, melatih siswa membaca puisi memiliki tantangan tersendiri. "Puisi itu bukan sekadar deretan kata, tapi juga rasa. Saya ingin anak-anak bisa merasakan dan menyampaikan rasa itu kepada penonton," ujarnya.
Dalam proses latihannya, Bapak Renoldi menggunakan berbagai metode, mulai dari analisis mendalam terhadap isi puisi, latihan olah vokal, hingga teknik pernafasan. Ia juga mendorong siswa untuk membangun koneksi personal dengan puisi yang dibacanya.
"Kami diajarkan untuk memahami dulu makna puisi ini secara utuh. Setelah itu, baru kita latihan bagaimana cara membacakannya agar pesannya sampai," tutur salah satu siswi yang sedang dilatih, Dini. Ia mengaku merasa lebih percaya diri dan bisa menikmati setiap proses latihan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan potensi non-akademik siswa. Selain untuk ajang perlombaan, keterampilan membaca puisi ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dan kemampuan mereka dalam berkomunikasi.
Latihan yang diberikan oleh Bapak Renoldi ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala MTsN 5 Kerinci, Bapak Hardial, menyampaikan, "Kami sangat mendukung inisiatif Bapak Renoldi. Kegiatan semacam ini sangat positif dan membantu siswa mengembangkan bakat mereka di luar pelajaran formal. Ini juga menunjukkan bahwa guru di madrasah kami tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik karakter dan kreativitas siswa."
Melalui tangan dingin Bapak Renoldi, para siswa MTsN 5 Kerinci tidak hanya belajar cara menyusun kalimat yang baik, tetapi juga belajar untuk mengolah rasa dan menuangkannya ke dalam sebuah seni, yaitu puisi.
|
237x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...