
KERINCI– Suasana khidmat menyelimuti lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kerinci pada Jumat pagi ini. Seluruh siswa, guru, dan staf pegawai berkumpul bersama untuk melaksanakan kegiatan rutin yasinan, doa, dan zikir bersama sebagai bentuk penguatan spiritualitas di lingkungan madrasah.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh salah satu guru agama. Lantunan ayat-ayat suci mengalun syahdu, menciptakan atmosfer religius yang kental di tengah-tengah keluarga besar MTsN 5 Kerinci.
Setelah pembacaan Yasin, acara dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan momentum penting untuk memanjatkan puji syukur serta memohon kemudahan dalam menghadapi berbagai agenda pendidikan ke depan.
Kepala MTsN 5 Kerinci, Bapak Dafri Hayani, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia menekankan betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara ikhtiar lahiriah dan batiniah dalam menuntut ilmu.
Secara khusus, Bapak Dafri Hayani mengungkapkan apresiasi dan rasa syukur atas kelancaran serta kesuksesan pelaksanaan ujian TKA (Tes Kemampuan Akademik) bagi siswa kelas IX yang baru saja usai. Ia menilai hasil yang dicapai merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen madrasah.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena pelaksanaan ujian TKA kelas IX berjalan dengan sukses tanpa kendala berarti. Ini adalah langkah awal yang baik bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang berikutnya," ujar beliau di hadapan ratusan siswa.
Namun, Kepala Madrasah juga mengingatkan bahwa perjuangan siswa kelas IX belum berakhir. Beliau menegaskan bahwa tantangan besar berikutnya sudah menanti di depan mata, yakni pelaksanaan Asesmen Madrasah yang menjadi barometer akhir pencapaian belajar.
Beliau berpesan agar para siswa tidak terlena dengan keberhasilan ujian sebelumnya. Sebaliknya, momentum ini harus dijadikan pemicu semangat untuk memperdalam persiapan, menjaga kesehatan, serta semakin rajin dalam mengulang pelajaran di rumah.
"Ujian Asesmen Madrasah memerlukan konsentrasi dan persiapan yang lebih matang. Saya meminta seluruh siswa kelas IX untuk mulai fokus, mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat, dan memperbanyak diskusi positif terkait materi ujian," tambah Bapak Dafri Hayani dengan tegas namun memotivasi.
Kegiatan yasinan dan doa bersama ini ditutup dengan bersalam-salaman antara siswa dan guru. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketenangan jiwa dan mental yang kuat dalam menghadapi setiap ujian kehidupan maupun akademik.
Penulis: Aya Tim Humas
|
82x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...