
KERINCI [18/12] – Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama MTsN 5 Kerinci pada pagi ini. Seluruh siswa berkumpul dengan antusias untuk mendengarkan arahan perdana dari Kepala Madrasah yang baru, Bapak Dafri Hayani, S.Pd., M.Pd. Dalam momentum tatap muka pertama tersebut, beliau memberikan suntikan semangat serta visi besar untuk membawa madrasah menjadi institusi yang lebih beradab dan berprestasi.

Membuka arahannya, Bapak Dafri Hayani menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Beliau berpesan bahwa setiap langkah siswa menuju sekolah harus didasari oleh keinginan tulus untuk belajar dan berproses. Menurutnya, hasil akhir bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan bagaimana setiap siswa menghargai setiap tahapan dinamika pembelajaran yang mereka lalui setiap harinya.
Poin utama yang menjadi sorotan dalam pengarahannya adalah mengenai penanaman adab. Beliau menegaskan bahwa kecerdasan intelektual tidak akan berarti apa-apa tanpa disertai dengan akhlak yang mulia. "Adab berada di atas ilmu. Mulai dari Bangun Tidur samapi tidur kembali itu ada adabnya, Hormati orang tua, guru dan sayangi sesama, karena keberkahan ilmu hanya akan didapat oleh mereka yang memiliki etika dan sopan santun yang baik," tegas beliau di hadapan siswa.
Selain aspek karakter, Bapak Dafri juga mendorong siswa untuk terus meningkatkan motivasi belajar. Di era kompetisi yang semakin ketat, beliau berharap siswa MTsN 5 Kerinci tidak cepat berpuas diri. Beliau mengajak para siswa untuk mengeksplorasi potensi diri seluas mungkin, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, guna meraih cita-cita yang tinggi di masa depan.
Lebih lanjut, beliau mengimbau agar seluruh siswa aktif mengikuti semua kegiatan yang ada di sekolah, mulai dari intrakurikuler hingga ekstrakurikuler. Keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan madrasah dinilai sangat penting untuk membentuk mental kepemimpinan serta kerja sama tim yang solid, yang nantinya akan menjadi bekal berharga setelah lulus sekolah.
Di sisi emosional, Bapak Dafri mengajak para siswa untuk senantiasa bersyukur dan mengerti keadaan orang tua. Beliau mengingatkan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan orang tua untuk biaya sekolah adalah hasil kerja keras dan doa yang tulus. Dengan memahami perjuangan orang tua, diharapkan siswa memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar yang ada.
Beliau berharap agar seluruh elemen di MTsN 5 Kerinci dapat bersinergi dengan baik. Dengan niat yang lurus, adab yang dijaga, serta semangat belajar yang tinggi, beliau optimis madrasah ini akan melahirkan generasi emas yang membanggakan.
Diakhir pembicaraannya beliau memberikan pantun yang mencairkan suasana. Gelak Tawa Terpancar di wajah seluruh siswa sehingga Kakraban dan kekeluargaan semakin terasa.

Penulis: Aya
|
131x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...